in ,

Reses Ke Dapil, Rahmad Widodo Fokus Infrastruktur dan Program Bedah Rumah 2026

Infobengkulu.com – Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo, S.Hut., kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa sidang pertama tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Diklat Alfida, Selasa (17/2/2026), dan dihadiri warga dari Kecamatan Ratu Agung dan sekitarnya yang masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

Dalam dialog bersama warga, Rahmad menegaskan bahwa reses menjadi salah satu jalur penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah, selain melalui mekanisme musrenbang dari tingkat kelurahan hingga penyusunan RKPD.

“Reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan yang belum terakomodir dalam musrenbang,” ujarnya.

Mayoritas aspirasi yang disampaikan warga masih berkisar pada persoalan infrastruktur dasar. Perbaikan Jalan Merawan dan Jalan Depo menjadi usulan prioritas, termasuk penanganan lapis tebing di beberapa titik yang dinilai rawan longsor dan membahayakan keselamatan warga.

Menurut Rahmad, usulan tersebut bersifat mendesak dan realistis karena menyangkut aktivitas harian masyarakat. Ia memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan dituangkan dalam laporan resmi dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran mendatang.

Tak hanya infrastruktur jalan, program bedah rumah juga menjadi perhatian utama dalam reses kali ini. Rahmad menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026 telah disiapkan dana sekitar Rp1,5 miliar untuk membantu warga kurang mampu melalui program perbaikan rumah tidak layak huni.

Setiap unit rumah akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta, terdiri dari Rp17 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp3 juta untuk biaya upah tukang. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria, di antaranya memiliki status kepemilikan rumah yang jelas serta kondisi bangunan yang memang tidak layak huni.

“Rumah dengan dinding papan, lantai belum permanen, atau struktur yang membahayakan tentu menjadi prioritas. Kita ingin program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada pembagian kuota khusus per wilayah. Semua usulan yang dinilai layak dan lolos verifikasi akan diperjuangkan agar bisa direalisasikan sesuai kemampuan anggaran.

Melalui reses ini, Rahmad berharap sinergi antara masyarakat, DPRD, dan OPD teknis dapat mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hunian dan infrastruktur di Kota Bengkulu.(Red)

Apa Pendapat Anda?

Reses Nuzuludin, Petani Panorama Keluhkan Irigasi dan Jalan Usaha Tani